Monday, September 16, 2013

Apa itu asam nukleat ?

Asam nukleat adalah senyawa kimia yang terdapat di dalam inti sel (Nukleus). Fungsi penting asam nukleat adalah menyimpan, mentransmisi dan mentranslasi informasi genetic. Asam nukleat dalam sel ada dua jenis yaitu DNA (Deoxyribonucleic Acid) atau asam binoksiribonukleat dan RNA (ribonucleic Acid) atau asam ribonukleat.

Apa itu DNA ?

DNA, kepanjangan dari Deoxyribo Nucleic Acid, merupakan asam nukleat yang menyimpan semua informasi tentang genetika. DNA inilah yang menentukan jenis rambut, warna kulit dan sifat-sifat khusus dari manusia. DNA umumnya terletak di dalam inti sel.

Secara garis besar, peran DNA di dalam sebuah sel adalah sebagai materi genetic, artinya DNA menyimpan cetak biru bagi segala aktivitas sel. Ia mengandung perintah-perintah yang memberitahu sel bagaimana harus bertindak. Ia juga menentukan bagaimana sifat organisme diturunkan dari suatu generasi ke generasi berikutnya.

DNA pertama kali berhasil dimurnikan pada tahun 1868 oleh ilmuwan Swiss Friedrich Miescher di Tubingen, Jerman, yang menamainya nuclein berdasarkan lokasinya di dalam inti sel. Namun demikian, penelitian terhadap peranan DNA di dalam sel baru dimulai pada awal abad 20, bersamaan dengan ditemukannya postulat genetika Mendel.

Di dalam inti sel, DNA membentuk satu kesatuan untaian yang disebut kromosom. Setiap sel manusia yang normal memiliki 46 kromosom yang terdiri atas 22 pasang kromosom somatik dan 1 pasang kromosom sex (XX atau XY).

Setiap anak akan menerima setengah pasang kromosom dari ayah dan setengah pasang kromosom lainnya dari ibu sehingga setiap individu membawa sifat yang diturunkan baik dari ibu maupun ayah. Setiap individu mempunyai DNA yang berbentuk double helix atau rantai ganda, satu rantai diturunkan dari ibu dan satu rantai lagi diturunkan dari ayah.

Semua bagian tubuh bisa digunakan untuk mengungkap DNA. Salah satu contohnya adalah buccal swab atau usapan mulut pada pipi sebelah dalam, darah, rambut beserta akarnya, kuku, atau menggunakan sampel darah sebanyak 2 ml sebagai sumber DNA. Untuk darah, sel darah yang digunakan adalah darah putih, bukan sel darah merah. Ini karena sel darah merah tidak memiliki inti sel.

Keberhasilan tes DNA adalah 100 persen akurat bila dikerjakan dengan benar. Metode tes DNA yang umum digunakan adalah metode elektroforesis DNA. Sedangkan metode tes DNA yang terbaru adalah dengan menggunakan kemampuan partikel emas berukuran nano untuk berikatan dengan DNA. Namun metode ini masih dikembangkan di Amerika Serikat. * sumber : http://kesehatan707.blogspot.com/2012/05/apa-itu-dna.html

Apa itu RNA?

RNA merupakan materi genetika yang terdapat pada virus tertentu (virus RNA), serta sel dan molekul yang mengarah ke tahap sintesis protein. Pada virus, molekul RNA ini mengarah ke proses sistesis protein (pembentukan selubung protein virus) dan replikasi (proses pengopian RNA).

Model struktur RNA hampir sama dengan DNA. Setiap nukleotida dibangun oleh satu molekul gula pentosa, satu gugus fosfat, dan satu dari empat jenis basa nitrogen. Hanya saja, gula pentosa pada RNA adalah berupa ribosa, bukan deoksiribosa. Selain tiu, pada RNA terdapat basa urasil (U) sebagai pengganti timin (T) pada DNA. Perbedaan lainnya adalah RNA dibangun oleh rantai polinukleotida berpita tunggal, bukan berpita ganda seperti halnya DNA.

Ada tiga tipe RNA yang akan dibentuk pada saat diperlukan, yaitu sebagai berikut: 
  1. RNA ribosom (RNAr). RNAr dicetak oleh DNA di dalam nukleus. RNAr bersama protein yang ada di dalam sitoplasma disusun menjadi subunit robosom. RNAr berfungsi membantu dalam menempelkan antara kodon dan antikodon dalam ribosom.
  2. RNA transfer (RNAt). RNAt dicetak oleh DNA di dalam nukleus. RNAt berfungsi mengangkut asam amino dari sitoplasma menuju ribosom dan melepaskannya di sana. RNAt merupakan pita tunggal yang melipat ke belakang sehingga ada pita-pita yang berpasangan dan ada pita yang melengkung. Pada salah satu ujung lengkungan pita terdapat triplet basa yang disebut antikodon. Triplet antikodon ini akan berpasangan dengan triplet kodon pada RNAd. Ujung pita RNAt lainnya yang disebut ujung 3' merupakan tempat perlekatan asam amino.
  3. RNA messenger (RNAm). RNAm atau disebut juga RNA duta (RNAd) dibentuk oleh DNA di dalam nukleus. RNAd bertugas membawa blueprint genetika yang dikopi sesuai urutan basa nitrogen dalam pita DNA. Blueprint genetika ini berupa susunan tiga basa nukleotida, disebut kodon. Kodon inilah yang akan menentukan urutan asam amino dalam protein.
* sumber : http://www.apaitudancara.com/2013/01/apa-itu-rna.html

Sumber referensi :
  • Nurhayati, Nunung. 2013. Biologi untuk Kelas X. Bandung : Yrama Widya
  • http://kesehatan707.blogspot.com 
  • http://www.apaitudancara.com

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.