Friday, October 9, 2015

Kingdom Monera

“Hai guys,..... biologi kelas x .blogspot.com kali ini akan membahas Kingdom Monera. Postingan  ini diharapkan dapat membantu kalian semua dapat mengenal serta mengetahui tentang dunia organisme bersel tunggal yang disebut bakteri.”


Kata monera berasal dari bahasa Yunani, yakni moneres yang memiliki arti tunggal. Hal tersebut sesuai dengan jumlah sel anggota Monera, yakni bersel tunggal. Struktur sel Monera masih sederhana. Inti selnya belum memiliki membran inti (karioteka) sehingga Monera digolongkan sebagai prokariot. Dengan demikian, anggota dari kingdom Monera termasuk kelompok organisme prokariot bersel tunggal (uniselular).



Anggota kingdom Monera kita kenal sebagai bakteri. Anggota kingdom ini menempati berbagai habitat bahkan habitat ekstrim yang tidak dapat dihuni makhluk hidup lain. Cabang Biologi mengenai bakteri disebut Bakteriologi.

A. Pengelompokan Kongdom Monera

Kingdom Monera dikelompokan menjadi dua kelompok, yakni Archaebacteria dan Eubacteria.

1. Archaebacteria
Kelompok bakteri ini merupakan bakteri purba dan hidup di tempat-tempat yang ekstrim. Berdasarkan tempat hidupnya, kelompok Archaebacteria dibagi menjadi tiga kelompok, yakni bakteri metanogenik, bakteri halofilik, dan bakteri termofilik.  ………..Baca Lebih Lanjut ………

2. Eubacteria
Kata eu pada Eubacteria memiliki arti khas. Eubacteria merupakan bakteri yang lebih umum dikenal daripada bakteri Archaebacteria. Eubacteria merupakan bakteri sebenarnya. Berikut akan dijelaskan ciri, struktur, perkembangbiakan, serta klasifikasi Eubacteria. ………..BacaLebih Lanjut ………

B. Peranan Kingdom Monera bagi Kehidupan

Manusia telah menganggap bahwa sebagian besar bakteri bersifat merugikan. Hal tersebut tidaklah sepenuhnya benar karena sebenarnya banyak bakteri yang menguntungkan. Beberapa jenis bakteri ada yang berperan sebagai penghasil antibiotik, vitamin, bahan-bahan kimia, sampai penghasil biosida. Sementara itu, bakteri yang merugikan umumnya menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan.

1. Bakteri yang Menguntungkan Manusia

Peran bakteri dalam kehidupan manusia sangat besar, baik akibat zat yang dihasilkannya maupun akibat dari aktivitasnya. Contoh peran bakteri yang menguntungkan adalah sebagai berikut :

a. Pengikat nitrogen bebas
Pada jenis tanaman polong (Leguminaceae), terdapat bintil-bintil pada akarnya. Bintil-bintil akar tersebut mengandung bakteri Rhizobium yang dapat mengikat atau memfiksasi nitrogen bebas dari udara menjadi nitrat (NO3). Akibatnya, nitrogen bebas (N2) yang semula tidak dapat diserap dan tumbuhan secara langsung menjadi dapat dimanfaatkan. Bakteri lain yang dapat mengikat nitrogen dari udara bebas adalah Clostridium, Azotobacter, dan Rhodospirillum.

b. Penghasil antibiotik
Antibiotik adalah senyawa yang dihasilkan oleh mikroorganisme yang mampu menghambat pertumbuhan bahkan mematikan mikroorganisme lain. Senyawa ini banyak digunakan di bidang kesehatan. Jenis-jenis bakteri yang mampu menghasilkan antibiotik, antara lain Streptomyces venezuele menghasilkan kloromisin dan kloramfenicol, Streptomyces griceus menghasilkan streptomisin, dan Streptomyces aureofaciens menghasilkan aureomisin.

c. Penghasil biosida
Beberapa jenis bakteri ada yang menghasilkan biosida. Biosida adalah pestisida yang dihasilkan oleh makhluk hidup, bukan buatan pabrik (sintetik). Biosida ini jauh lebih aman dibandingkan pestisida karena tidak membahayakan makhluk hidup lain dan tidak mencemari lingkungan. Contoh bakteri yang dikenal sebagai penghasil biosida adalah Bacillus thuringiensis. Bakteri ini sangat efektif dalam menanggulangi berbagai hama, misalnya hama ulat kubis atau Plutella xylostela.

d. Pembusuk
Dunia ini mungkin akan penuh dengan sampah-sampah organik jika tidak ada bakteri pembusuk atau pengurai. Adanya bakteri pembusuk, sampah-sampah organik akan diuraikan menjadi unsur-unsur hara yang bermanfaat untuk organisme lain. Di dalam saluran pencernaan pada manusia dan beberapa Mamalia lain, terdapat bakteri E. coli yang berperan dalam pembusukan sisa-sisa makanan. Selain itu, bakteri ini membantu pembentukan vitamin K yang penting untuk pembekuan darah.

e.  Perintis vegetasi di suatu ekosistem
Contoh bakteri yang berperan sebagai vegetasi perintis adalah Cyanobacteria. Cyanobacteria sangat bermanfaat bagi manusia. Hampir tidak ada satu spesies pun yang merugikan. Cyanobacteria merupakan kelompok perintis vegetasi. Jika pada suatu daerah tidak ada makhluk hidup yang tinggal, kelompok ini mampu mengawalinya sebagai tempat tumbuh. Hal ini karena Cyanobacteria memiliki daya toleransi yang tinggi terhadap lingkungan yang tidak menguntungkan.

Di dalam ekosistem, Cyanobacteria bertindak sebagai produsen dan menjadi bahan makanan bagi ikan dan udang kecil. Cyanobacteria pun dapat dijadikan sebagai sumber bahan pangan. Contoh dari Cyanobacteria adalah Spirulina yang dapat dijadikan sumber makanan alternatif karena mengandung protein yang cukup tinggi. Selain itu, Cyanobacteria juga dapat menyuburkan tanah pertanian.

Cyanobacteria bersel tunggal spesies Anabaena azollae dapat bersimbiosis dengan paku air jenis Azolla pinnata. Anabaena dapat mengikat nitrogen bebas dari udara. Dengan demikian, perairan yang mengandung Azolla pinnata akan cukup mengandung nitrogen yang dapat digunakan oleh tumbuhan lain untuk pertumbuhannya.

2. Bakteri yang Merugikan Manusia

Tidak semua bakteri menguntungkan manusia. Beberapa di antaranya merugikan manusia, baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Bakteri yang menyebabkan penyakit tuberkulosis adalah contoh bakteri yang merugikan manusia secara langsung. Berikut ini akan dijelaskan beberapa contoh bakteri yang merugikan :

a. Bakteri penyebab penyakit
Bakteri penyebab penyakit dinamakan bakteri patogen. Adapun bakteri yang tidak menyebabkan penyakit dinamakan bakteri apatogen. Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh bakteri tidak hanya menyerang manusia, tetapi juga menyerang hewan dan tumbuhan. Contoh bakteri yang dapat menyebabkan penyakit adalah Vibrio cholerae (penyakit kolera) dan Mycobacterium tuberculosis (penyakit TBC).

b. Bakteri pembusuk bahan makanan
Bakteri pembusuk adalah bakteri-bakteri yang dapat membusukkan bahan makanan. Akibat aktivitas kelompok bakteri ini, bahan makanan menjadi tidak tahan lama dan mutu makanan menurun sehingga merugikan industri makanan. Ciri makanan yang telah dibusukkan bakteri adalah ditemukannya lendir pada makanan tersebut. Contoh bakteri yang dapat membusukkan makanan adalah Pseudomonas cocovenenans dan Clostridium botulinum. Kedua bakteri ini menghasilkan racun yang dapat mematikan manusia. Pseudomonas cocovenenans menghasilkan racun asam bongkrek pada tempe bongkrek dan Clostridium botulinum menghasilkan racun botulinin pada makanan kaleng.

c. Bakteri sulfur
Bakteri sulfur mampu mengubah besi menjadi asam sulfat. Akibatnya, pipa-pipa besi, misalnya pada saluran air menjadi keropos. Akibat lebih jauh, pipa besi itu menjadi berlubang sehingga tidak dapat digunakan. Selain itu, atap dari seng juga dapat keropos akibat aktivitas bakteri ini.

Sumber :
  • Firmansyah, Rikky. 2009. Mudah dan Aktif Belajar Biologi 1 : untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas / Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.