Thursday, October 1, 2015

Replikasi Virus

“Hai guys,..... biologi kelas x .blogspot.com kali ini akan membahas tentang Replikasi Virus. Postingan  ini diharapkan dapat membantu kalian semua menerapkan pemahaman tentang virus berkaitan  tentang ciri, replikasi, dan peran virus dalam aspek kesehatan masyarakat.”

Virus dapat bereplikasi (memperbanyak diri) hanya di dalam tubuh makhluk hidup, maksudnya virus hanya dapat memperbanyak diri pada bagian sel makhluk hidup yakni bakteri, tumbuhan, dan hewan. Replikasi virus berbeda-beda tergantung pada sel inang virus itu akan bereplikasi, namun biasanya replikasi virus hampir mirip satu sama lainnya. Pada postingan kali ini, biologi kelas x .blogspot.com akan memberikan contoh replikasi pada virus yang menyerang bakteri (Bakteriofage).

Perkembang biakan bakteriofage terjadi dalam daur perkembangbiakan. Daur perkembangbiakan bakteriofage dibagi menjadi dua bagian yakni daur litik dan daur lisogenik.

1.  Daur Litik

Disebut daur litik karena pada daur ini perkembangbiakan (reproduksi) virus dilakukan dengan cara menghancurkan sel bakteri. Permulaanya virus menempel pada sel bakteri. Setelah menempel, enzim yang terdapat pada virus melarutkan dinding sel bakteri sehingga terbentuklah suatu lubang. Nah, melalui lubang inilah virus memasukan DNA nya ke dalam sel bakteri. Kemudian DNA virus mengambil alih tugas DNA bakteri dengan cara menghancurkan DNA bakteri. Setelah itu bakteri mensintesis DNA, protein pembungkus, dan bagian-bagian tubuh virus lainnya di dalam sel bakteri. Ketika virus baru terbentuk, maka dinding sel bakteri akan hancur dan virus akan keluar untuk menginfeksi bakteri lain. Perlu diketahui bahwa satu sel bakteri cukup untuk membentuk 300 virus baru.  

Dengan demikian maka dapat disimpulkan ada lima tahapan dalam reproduksi virus daur litik, yakni :
  • Adsorpsi (menempelnya virus pada inang)
  • Injeksi/ Penetrasi (virus menyintikan materi genetiknya ke dalam sitoplasma sel inang dengan cara membuat lubang pada membran sel inang dengan menggunakna enzim lisozim)
  • Sintesis/ Replikasi (pembentukan virus baru di dalam sel inang)
  • Perakitan (menyelubungi molekul-molekul protein yang sudah terbentuk dengan kapsid sehingga menjadi tubuh virus yang utuh)
  • Litik (penghancuran sel inang dengan menggunakan enzim lisosom sehingga virus-virus baru dapat keluar dari sel inang)

2.  Daur Lisogenik
Daur lisogenik merupakan perkembangbiakan (reproduksi) virus dengan tidang menghancurkan sel inangnya. Pada daur ini, hanya terjadi penempelan DNA virus pada DNA bakteri. DNA virus yang menempel ini disebut sebagai profage. Kapan daur lisogenik terjadi? Daur ini hanya terjadi ketika enzim virus tidak dapat melarutkan dinding sel bakteri. Enzim tidak dapat melarutkan dinding sel bakteri karena bakteri mempunyai daya tahan (imun) sehingga virus menjadi tidak virulen, artinya virus tersebut tidak bisa memecahkan dinding sel bakteri.

Pada daur ini, DNA virus dimasukan ke dalam sel bakteri tetapi tidak terjadi pembentukan bagian-bagian tubuh virus. Jika bakteri berkembang biak (membelah diri), maka profage juga ikut membelah sehingga setiap bakteri hasil dari pembelahan, masing-masing mengandung profage.
Sumber :
Nurhayati, Nunung.2013. Biologi : Untuk SMA/ MA Kelas X (Peminatan). Bandung : Yrama Widya 

Baca Juga :

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.