Tuesday, November 3, 2015

Apicomplexa (Sporozoa)

Seluruh anggota dari phylum ini adalah parasit di dalam organisme lain. Beberapa di antaranya menyebabkan penyakit yang serius pada manusia. Apicomplexa disebut juga Sporozoa. Sporozoa adalah satusatunya anggota Protozoa yang tidak memiliki alat gerak.

Contoh Sporozoa yang terkenal adalah Plasmodium. Plasmodium dapat menyebabkan penyakit malaria. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Ada banyak jenis Plasmodium, di antaranya P. falciparum, penyebab penyakit malaria tropikana dengan masa sporulasi (pembentukan spora aseksual) setiap 24 jam. Contoh lainnya adalah P. vivax, penyebab penyakit malaria tertiana dengan sporulasi setiap 48 jam. Untuk mengetahui daur hidup P. vivax, perhatikanlah Gambar berikut!

Gambar : Daur hidup Plasmodium vivax

Penyakit malaria merupakan penyakit menahun karena Plasmodium dapat berada di dalam darah inangnya selama bertahun-tahun. Pencegahan penyakit ini lebih baik dilakukan daripada melakukan pengobatan.

Plasmodium lainnya yang terkenal adalah P. malariae, penyebab penyakit malaria uartana dengan masa sporulasi setiap 72 jam. Contoh Sporozoa yang lain adalah Pneumocystis carinii dan Toxoplasma gondii. Pneumocystis carinii dapat menyebabkan penyakit pneumonia (paru-paru basah) yang biasanya terjadi pada pasien AIDS tahap awal. Adapun Toxoplasma gondii dapat menyebabkan to oplasmosis pada wanita hamil. Penyakit ini membahayakan bayi yang dikandungnya.

Sumber :
  • Firmansyah, Rikky. 2009. Mudah dan Aktif Belajar Biologi 1 : untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas / Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.